BLORA, dutacybermedia.or.id II Gerakan olahraga rekreasi masyarakat di Kabupaten Blora saat ini mulai booming, terutama kegiatan senam dan jalan kaki Nordik yang tergabung dalam Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI).
Seiring dengan tren positif tersebut, acara senam bersama KJNI WTLB Jiken dan Komunitas MANTAB (Mlaku-mlaku Tanpa Beban) sukses digelar pada Minggu pagi, 18 Oktober 2026.
Acara yang dilanjutkan dengan jalan Nordik ini berlangsung di halaman Gedung Serbaguna Jepon.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang merupakan gabungan dari KJN Patra Cepu, KJN Blora, KJN Ceria Kunduran, KJN WTLB Jiken, KJL Bogorejo, Mantab Jepon, serta perwakilan dari PWRI, Pepabri, PP Polri, dan IPPK.
Inisiator sekaligus Ketua KJN WTLB Jiken, Eny Kusnanto, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama dan jalan sehat Nordik ini merupakan ikhtiar nyata untuk menumbuhkan semangat silaturahmi.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan mewujudkan visi “Sehat Bugar Selaras Guyub Rukun paseduluran sak lawase” (persaudaraan selamanya).
Sementara itu, Ketua Komunitas Mantab, Totok, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Totok menjelaskan bahwa Komunitas Mantab beranggotakan berbagai elemen masyarakat di sekitar Kelurahan Jepon.
Selain rutin mengadakan jalan santai, komunitas ini aktif menggelar kegiatan olah vokal tembang kenangan, arisan, hingga aksi sosial seperti kunjungan keluarga yang sedang tertimpa musibah.
Pada momen tersebut, Totok berharap agar KJN Mantab bisa segera terbentuk di Jepon. Harapan ini langsung disambut baik oleh para peserta.
Melalui musyawarah secara aklamasi, disepakati rencana kepengurusan KJN Mantab yang akan dipimpin oleh AKBP (Purn) Polri Sarmidi selaku Ketua dan Letkol (Purn) TNI Sri Harjanto selaku Wakil Ketua.
Dalam kesempatan yang sama, H.M. Kusnanto, S.H., selaku penasehat KJN WTLB Jiken sekaligus mantan Ketua DPRD Kabupaten Blora, memberikan sambutan hangat. Ia mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai kecamatan yang hadir dengan semangat swadaya.
Menurutnya, situasi sulit dan kebijakan efisiensi saat ini tidak menghalangi masyarakat untuk tetap bersilaturahmi melalui olahraga.
Kusnanto menjelaskan bahwa jalan Nordik (Nordic Walking) merupakan aktivitas jalan kaki yang menggunakan dua tongkat khusus menyerupai alat ski. Harga tongkat tersebut relatif murah dan berbeda dengan stik golf. Olahraga asal Finlandia ini dinilai memberikan kontribusi besar bagi kebugaran tubuh serta menjadi sarana bersosialisasi (golek konco) demi merekatkan persaudaraan.
Berdasarkan hasil penelitian para pakar olahraga dan kesehatan, jalan Nordik memiliki 7 manfaat utama:
1. Membakar lebih banyak kalori: Melibatkan otot lengan, bahu, dada, dan punggung, sehingga meningkatkan pembakaran kalori sekitar 20 persen hingga 46 persen dibandingkan jalan kaki biasa.
2. Mengurangi beban pada sendi: Penggunaan dua tongkat membantu menyangga sebagian berat badan, sehingga mengurangi tekanan pada lutut, pinggang, dan pergelangan kaki.
3. Melatih otot bagian atas dan otot bagian inti tubuh.
4. Meningkatkan keseimbangan tubuh serta menurunkan risiko terjatuh bagi lansia.
5. Menjaga kesehatan jantung dan melancarkan sirkulasi darah.
6. Merawat kesehatan mental karena efektif meredakan stres dan membuat pikiran lebih rileks.
7. Memperbaiki postur tubuh agar berdiri lebih tegak dan simetris selama melangkah.
Kusnanto menambahkan, berdasarkan pengalaman pribadinya, rutin mengikuti kegiatan ini terbukti menambah pesona diri dan membuat awet muda karena dapat melupakan sejenak beban kehidupan melalui canda tawa bersama teman.
Ia pun menutup sambutannya dengan sebuah pantun:
Bunga melati harum wewangi,
Warnanya putih menawan hati.
Senam dan jalan Nordik bersama KJNI,
Membuat hidup sehat, bugar, dan mempesona diri.
Apresiasi positif juga datang dari Suparjan, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Ketua DPC KJNI Kabupaten Blora. Ia memuji Ketua dan Penasehat KJNI WTLB Jiken yang telah menggalang serta mensponsori kegiatan ini, hingga berhasil mendorong terbentuknya kepengurusan KJNI Mantab Jepon.
Dengan terbentuknya ranting baru ini, KJNI kini telah hadir di 7 kecamatan dari total 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Blora.
Suparjan sependapat dengan H.M. Kusnanto mengenai manfaat luar biasa dari olahraga yang aman dilakukan oleh semua usia, mulai dari anak-anak hingga lansia ini. Ia sangat menyarankan agar jalan Nordik dilakukan secara rutin bersama keluarga atau teman, baik di lapangan terbuka maupun di tempat rekreasi alam.
Acara yang berlangsung gayeng ini ditutup dengan sesi makan bersama dengan menu ala “empat sehat lima sempurna” sembari menikmati lantunan lagu-lagu tembang kenangan.
Redaksi
Views: 1



