BLORA, dutacybermedia.or.id II Minggu pagi (1/11/2026) sekira pukul 03:40 WIB, komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora mulai dipadati jamaah salat subuh dari berbagai kalangan. Rupanya Pemerintah Kabupaten Blora kembali menyelenggarakan acara rutinan sholat subuh berjamaah bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikemas dalam acara GASTRA (Gerakan Subuh Sejahtera).
Bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Blora. Acara diawali dengan salat subuh berjamaah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, dengan imam KH. Drs. Hamdan Bakran Adz Dzakiey. Dilanjutkan dzikir bersama dan santunan anak yatim dari Baznas Kabupaten Blora.
Tampak hadir Bupati Dr. H. Arief Rohman, perwakilan Forkopimda, Sekda Sunaryo, S.Pd, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Blora, beserta para ASN dari berbagai instansi. Hingga berbagai ormas islam seperti NU, Muhammadiyah, LDII dll.
Bupati Arief Rohman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Gastra ini, selain untuk memanjatkan doa untuk Blora. Juga menjadi salah satu wadah kegiatan sosial keagamaan untuk membantu sesama, khususnya berbagi untuk anak anak yatim piatu di Kabupaten Blora bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Lewat Gastra, kita salurkan infaq sedekah umplung ASN yang telah terkumpul di Baznas untuk adik adik yatim piatu. Setidaknya sejak Gastra mulai bergulir hingga sekarang sudah ada 3000 anak yatim yang mendapatkan santunan dari Baznas. Dari umplung saja sudah terkumpul sekira Rp 1 miliar khusus untuk santunan yatim piatu yang rutin kita gelar saat Gastra ini,” ucap Bupati.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN dan karyawan karyawati yang telah aktif menyisihkan rezekinya untuk berbagi dengan adik adik yatim piatu. Semoga ini menjadi pembuka jalan rezeki yang lebih baik, yang lebih berkah kedepannya,” sambung Bupati.
Pada kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan capaian Baznas Blora untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebencanaan.
“Sekarang Baznas Kabupaten Blora dapat mengumpulkan Zakat Infaq Sedekah (ZIS) sebanyak Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,4 miliar per bulannya. Ini capaian yang baik untuk kegiatan sosial, membantu saudara saudara kita yang sedang kesusahan dll,” jelas Bupati.
“Seperti saat ini musim hujan telah tiba, musibah angin kencang dan rumah roboh terjadi di beberapa wilayah seperti Cepu, Kedungtuban dll. Kami minta agar Baznas besok bisa turun untuk menyalurkan bantuan untuk saudara saudara kita yang terkena musibah. Tolong segera didata agar besok kita bisa turun bersama,” ucap Bupati.
Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh ASN seluruh jamaah yang telah hadir mengikuti kegiatan subuh berjamaah ini. Sekaligus sholat fajar 2 rekaat sebelum subuh.
“Karena sejatinya “Rak’atal fajri khoirun minaddunia wamaa fiiha”, yang artinya Dua rakaat shalat fajar sebelum subuh lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR. Muslim). Shalat sunah dua rekaat yang dilaksanakan sebelum subuh saja pahalanya lebih baik dari dunia seisinya, apalagi subuhnya. Mari terus kita rutinkan dan tingkatkan agar bisa sama sama meraih keberkahan yang berlimpah,” pungkasnya.
Sementara itu, Muhammad Syariat Rozin Bazil Amin, anak yatim dari Desa Brumbung, Kecamatan Jepon, mengaku senang dan bahagia dapat menerima santunan dari acara Gastra.
“Senang sekali sekaligus deg-degan. Baru kali ini saya masuk Pendopo Kabupaten, langsung menerima amplop. Terimakasih Pak Bupati, saya bersama teman teman lainnya mengucapkan maturnuwun. Semoga ini dapat bermanfaat untuk mendukung biaya sekolah kami,” ucap Muhammad Syariat Rozin BA.
Rangkaian kegiatan Gastra kemudian ditutup dengan maulidoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Minardi dari Kecamatan Jepon. Yang menyampaikan materi tentang pentingnya bersyukur dan keutamaan sholat subuh berjamaah bagi kaum muslimin, serta doa.
Redaksi
Views: 3



