Beranda ADVERTORIAL Pemkab Bojonegoro Gelar FGD Selaraskan Program Kepramukaan Lintas Sektor

Pemkab Bojonegoro Gelar FGD Selaraskan Program Kepramukaan Lintas Sektor

4

BOJONEGORO, dutacybermedia.or.id II Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi dan Penyelarasan Program Kepramukaan Lintas Sektor Kabupaten Bojonegoro, Selasa (3/11/2026) di Ruang Angling Dharma, gedung Pemkab. Penyelarasan program dengan visi misi prioritas daerah, penguatan karakter, dan keterlibatan pemuda dalam pembangunan menjadi poin utama.

FGD mengusung tema ‘Menyelaraskan Langkah dan Menguatkan Karakter Generasi Muda Bojonegoro’. Hadir Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Arief Nanang, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro Hanafi beserta jajaran pengurus, perwakilan Kemenag, Kacab Dindik Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Bojonegoro, serta para peserta FGD dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Bojonegoro selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro Nurul Azizah menekankan pentingnya evaluasi dan tinjauan ulang terhadap peran Pramuka dalam mendampingi pembangunan daerah.

Menurutnya, Bojonegoro memiliki berbagai tantangan nyata yang harus diselesaikan bersama, mulai dari penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), pencegahan dan penanganan HIV/AIDS, hingga penertiban penerima bansos BPNTD agar tidak disalahgunakan.

“Anggota Pramuka dikenal sigap, cekatan, tegas, dan berkarakter. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka harus mengambil peran aktif dalam menjawab tantangan sosial dan mendukung program prioritas daerah,” tegas Nurul Azizah.

Lebih lanjut, Nurul memaparkan berbagai capaian penting Pemkab Bojonegoro di beberapa sektor prioritas. Pertama, sektor pertanian. Angka sementara hasil Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September 2026 yang dirilis BPS pada 2 November 2026, Bojonegoro menempati urutan pertama sebagai kabupaten dengan produksi padi tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

Kedua, penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro mencatatkan penurunan paling signifikan di 2026. Ketiga, peningkatan layanan kesehatan. Wabup Nurul memaparkan RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro kini memiliki fasilitas pelayanan jantung terbaik nomor 2 di Jawa Timur dan nomor 3 pelayanan terbaik secara nasional versi Kementerian Kesehatan.

Selain itu, ditargetkan pada Januari 2027 sebanyak 5 rumah sakit di Bojonegoro sudah siap melayani penanganan hemodialisis (cuci darah). Pada akhir tahun ini, lanjut Wabup Nurul juga menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Jiwa di Kalitidu. Ke depan juga akan dibangun Panti Lansia untuk menampung lansia sebatang kara di Bojonegoro dan akan dirawat negara.

Wabup Nurul juga mengapresiasi pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro yang menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata dropping bantuan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro Arief Nanang menyampaikan, Gerakan Pramuka memiliki tempat istimewa dan strategis bagi tumbuh kembang generasi muda. Oleh karena itu, program-program kepramukaan perlu diselaraskan dengan kebijakan Pemkab Bojonegoro.

“Kabupaten Bojonegoro butuh generasi penerus yang terus bersinergi sesuai visi misi Bojonegoro ke depan. Gen Z mulai menunjukkan perannya di berbagai sektor. Maka pandidikan karakter sangat penting,” tandasnya.

Tujuan utama FGD untuk melakukan sinkronisasi kalender program, menyelaraskan dan menyamakan langkah, menyatukan gagasan, mempererat komitmen bersmaa agar pramuka mampu mengambil tantangan.

“Dengan sinergi kelembagaan yang jelas dan terpadu antara pemerintah dan unsur terkait, program kepramukaan akan berjalan efektif serta tepat sasaran dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Selanjutnya sesi FGD menghadirkan empat narasumber yaitu Ketua Harian Kwarcab Bojonegoro Hanafi, Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Ribut Margo Mulyanto,  Ketua Pusdiklatcab Bojonegoro M. Djian, dan Sekretaris Kwarcab Bojonegoro Bangun Setiyawan Nurgroho dengan materi kepramukaan.

Redaksi

Views: 1