BOJONEGORO, dutacybermedia.or.id II Keberadaan perusahaan atau distributor berskala besar di tengah masyarakat kembali menjadi perhatian, terutama terkait kontribusi sosial dan lingkungan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Hal tersebut mencuat setelah adanya kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Petak, Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
Salah satu anggota Karang Taruna setempat, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, menyampaikan bahwa pihaknya sempat mengajukan permohonan dukungan untuk kegiatan Agustusan. Namun, permohonan tersebut tidak mendapatkan bantuan dari pihak perusahaan yang dihubungi.
Sumber tersebut menegaskan, persoalan yang dipertanyakan bukan semata-mata mengenai bantuan untuk sebuah kegiatan, melainkan sejauh mana keberadaan perusahaan di lingkungan masyarakat turut memberikan kontribusi sosial kepada warga sekitar.
“Kami sebenarnya hanya ingin tahu, apakah perusahaan yang ada di sekitar sini memang memiliki program CSR untuk masyarakat sekitar dan bagaimana mekanisme pengajuannya,” ungkap sumber tersebut.
Pertanyaan mengenai kontribusi perusahaan kemudian dikonfirmasi kepada Pemerintah Desa Beged.
Kepala Desa Beged, Erdino Trihandoyo, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah desa belum pernah menerima kontribusi atau program CSR dari pihak Unilever.
“Selama ini belum pernah ada kontribusi/CSR ke desa,” ujar Erdino saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Hal tersebut kemudian menjadi perhatian, mengingat tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.
Meski demikian, tidak diberikannya bantuan untuk suatu kegiatan masyarakat tidak secara otomatis menunjukkan bahwa perusahaan tidak menjalankan CSR. Perlu dilihat kebijakan perusahaan, mekanisme pengajuan, serta bentuk program CSR yang telah maupun sedang dilaksanakan.
Karena itu, masyarakat berharap adanya keterbukaan mengenai program CSR perusahaan, khususnya terkait bentuk kontribusi, sasaran penerima manfaat, serta wilayah yang menjadi prioritas program.
Tim Duta Cyber Media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Perwakilan PT Unilever Indonesia terkait pelaksanaan CSR di wilayah Desa Beged dan sekitarnya, termasuk mengenai mekanisme dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban atau tanggapan resmi dari pihak Perwakilan PT Unilever Indonesia.
Tim Duta Cyber Media tetap membuka ruang bagi pihak Perwakilan PT Unilever Indonesia untuk memberikan klarifikasi maupun informasi mengenai program CSR yang telah dan sedang dilaksanakan, sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang.
Iklil
Views: 13



